Maraknya internet sangat mempengaruhi seluruh lapisan masyarakat di setiap sudut dunia. Pengguna internet saat ini beragam sekali, mulai dari orang dewasa, remaja, bahkan anak – anak TK sekalipun tak asing lagi dengan internet, terutama fasilitas permainan yang ada di internet atau juga disebut game online.
Game online pada perkembangannya banyak sekali di gandrungi oleh para pecinta internet, terutama kalangan pelajar. Mereka berpendapat bahwa game online adalah sarana refreshing yang baik karena mampu menghilangkan penat mereka.
“Saya suka bermain game online, mumet saya jadi cepata hilang.” ujar Herlambang salah seorang pelajar SMAN 17 Garut yang berumur 17 tahun. Iapun mengaku bahwa ia sering lupa waktu saat bermain game online. ”Saya bermain game online setelah pulang sekolah, kadang saya pulang dari warnet hampir pukul sepuluh malam.” Ujarnya. Secara otomatis, waktu yang ia miliki lebih di dominasi dengan bermain game online , ia pun kerap sekali dimarahi oleh orangtuanya karena lupa mandi ataupun mengerjakan tugas sekolah.
“Game online sebetulnya tidak baik bagi perkembangan prestasi siswa di sekolah, jika siswa tidak pandai mengatur waktu untuk bermain gamer olnline. Terang saja, game online menimbulkan rasa terus penasaran kepada penggunanya, karena tantangan-tantangan yang ada di dalam game tersebut. Game online juga menimbulkan rasa candu pada penggunanya, terlebih pada siswa, karena teman-temannya pun ikut andil dalam rasa penasarannya. Ketika kalah dalam bermain game online, siswa terdorong untuk mencoba lagi dan lagi sampai ia bisa memenangkan permainan game online. Tidak hanya itu, game online juga dapat menimbulkan rasa lelah siswa dalam belajar, karena waktu yang seharusnya dipakai untuk belajar atau beristirahat, malah digunakan untuk terus berkonsentrasi pada permainan game online. ” ujar pak Asep salah seorang guru di suatu sekolah dasar (tidak disebutkan) yang kebetulan berada di warnet saat sedang diadakan survey.
“Main game online seru !!” ujar Candra seorang siswa sekolah dasar. Ia mengaku setiap hari tidak pernah absen mendatangi warnet untuk bermain game online, dan uang yang ia pakai itu pemberian dari orang tuanya.
Ditinjau dari fenomena tersebut, memang game online mempunyai dampak positif yaitu bisa menghilangkan stress bagi penggunanya, terlebih untuk siswa yang sehari-hari beradu dengan mata pelajaran. Tetapi bermain game online tidak dengan porsi yang tepat malah akan menimbulkan stress yang berlebih, karena kurang nya porsi waktu untuk otak beristirahat. Tidak hanya itu, ternyata dampak negative nya lebih banyak,diantaranya siswa jadi lupa waktu untuk beristirahat, beribadah, bahkan untuk belajar. Selain itu, jika siswa terbiasa bermain game online tanpa ada batasan, pada saat orang tuanya tidak memiliki uang, malah akan menimbulkan kenakalan remaja seperti mencuri. Oleh karena itu, bagi pelajar mulai saat ini kurangilah bermain game online !. Akan lebih bermanfaat jjika kita mempergunakan waktu untuk beribadah atau belajar, bahkan jika waktu tersebut dipergunakan untuk membaca buku pelajaran, sudah berapa bab pelajaran yang dapat kita kuasai. Tidak hanya itu, peran orang tuapun sangat penting, mari mulai dari sekarang bantu anak-anak anda memanage waktu agar anak anda dapat mengatur porsi setiap hal yang akan dilakukan nya secara seimbang.
Minggu, 18 Maret 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
